S1 Psikologi UM PKU Surakarta Gelar Kuliah Pakar Bahas Kesehatan Mental di Era Digital
Kuliah pakar ini diselenggarakan sebagai ruang pembelajaran yang menghadirkan perspektif ilmiah mengenai berbagai tantangan kesehatan mental yang muncul akibat masifnya penggunaan teknologi dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami dampak psikologis dari transformasi digital sekaligus mengembangkan kemampuan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas daring dan kehidupan sosial secara langsung.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi S1 Psikologi UMPKU Surakarta, Anggoro Danang Setiaji, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang mewakili Dekan Fakultas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, namun juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi, khususnya terkait kesehatan mental generasi muda.
“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara kita berkomunikasi, belajar, bekerja, hingga membangun relasi sosial. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, terdapat tantangan yang perlu kita waspadai, seperti kecanduan gawai, tekanan sosial di media sosial, cyberbullying, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemahaman mengenai kesehatan mental menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menghadapi dinamika kehidupan modern secara lebih sehat dan seimbang. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kesadaran terhadap kondisi psikologis diri sendiri maupun lingkungan sekitar sehingga mampu menjadi agen edukasi kesehatan mental di masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prodi S1 Psikologi UMPKU Surakarta menghadirkan Latifa Hanjani Putri, S.Psi., M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber utama. Psikolog klinis yang berpengalaman dalam pelayanan dan pendampingan kesehatan mental di Kota Surakarta tersebut memaparkan berbagai fenomena psikologis yang berkembang di era digital.
“Penggunaan teknologi digital yang tidak terkelola dengan baik dapat memunculkan berbagai persoalan psikologis, seperti kecanduan media sosial, fenomena fear of missing out (FOMO), hingga menurunnya kualitas interaksi sosial secara langsung. Karena itu, penting bagi setiap individu untuk membangun keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui berbagai pertanyaan dan diskusi yang berkembang secara interaktif. Kehadiran peserta dari lintas program studi turut memperkaya perspektif dalam membahas isu kesehatan mental yang saat ini menjadi perhatian berbagai kalangan, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.
Melalui kuliah pakar ini, Program Studi S1 Psikologi UMPKU Surakarta berharap dapat terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus mendorong peningkatan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UMPKU dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung kesejahteraan psikologis serta membekali mahasiswa dengan kemampuan adaptif menghadapi tantangan kehidupan di era digital.
Penulis: Tim Humas UMPKU Surakarta
Institusi: Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
Lokasi: Surakarta, Indonesia