UMPKU Surakarta Gelar RTM Tahun Akademik 2025/2026, Evaluasi Mutu Akademik dan Tata Kelola Institusi

Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU Surakarta) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026, di kampus UMPKU Surakarta sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan upaya perbaikan berkelanjutan.

SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU Surakarta) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026, di kampus UMPKU Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus upaya merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Rapat tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, Lembaga Penjaminan Mutu, dekanat, ketua program studi, serta perwakilan unit kerja di lingkungan UMPKU Surakarta. Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk meninjau ketercapaian standar mutu akademik dan nonakademik serta mengidentifikasi aspek yang memerlukan tindak lanjut.

Pelaksanaan RTM didasarkan pada kebutuhan institusi untuk memastikan hasil evaluasi mutu ditindaklanjuti melalui langkah yang terukur. Proses tersebut mencakup peninjauan kinerja, evaluasi pemenuhan standar, serta penyusunan rencana perbaikan sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu internal perguruan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, setiap program studi dan unit kerja didorong untuk memperkuat budaya mutu, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas layanan akademik. Tindak lanjut hasil evaluasi menjadi salah satu aspek penting agar standar yang telah ditetapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam kegiatan operasional institusi.

Penjaminan mutu juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pendidikan kesehatan di UMPKU Surakarta. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk meninjau kesiapan proses pembelajaran, pelaksanaan kurikulum, serta dukungan sarana dan layanan pendidikan dalam menunjang pencapaian kompetensi lulusan.

Selain melalui evaluasi internal, UMPKU Surakarta juga menjadikan capaian institusi sebagai bahan refleksi untuk pengembangan mutu pendidikan. Penghargaan dalam ajang SBBI Awards 2026, yang dalam materi institusi disebut sebagai pengakuan kampus kesehatan terbaik di Jawa Tengah selama enam tahun berturut-turut, menjadi salah satu capaian yang dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.

Perkuat Mutu Pendidikan untuk Mendukung Kampus Berdampak

Pelaksanaan RTM sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak dan Kampus Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, penjaminan mutu tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar administratif, tetapi juga pada relevansi proses pembelajaran dan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja. Bagi institusi pendidikan kesehatan, hal ini mencakup penguatan kompetensi profesional, kesiapan praktik, serta penanaman nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial.

Melalui RTM, hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar bagi setiap unit kerja dalam menyusun program perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan institusi. Pelaksanaan tindak lanjut secara konsisten juga diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan penjaminan mutu memberikan manfaat bagi mahasiswa, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat.

Lembaga Penjaminan Mutu UMPKU Surakarta berperan dalam mengawal pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal agar proses evaluasi dan perbaikan berjalan secara berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola perguruan tinggi sekaligus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui Rapat Tinjauan Manajemen Tahun Akademik 2025/2026, UMPKU Surakarta berupaya memperkuat koordinasi antarunit kerja dan memastikan hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan institusi. Dengan demikian, peningkatan mutu pendidikan diharapkan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan serta mendukung terselenggaranya pendidikan tinggi yang profesional dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

Humas

Kontribusi Terhadap SDGs

Berita Terkait