D4 Elektromedis UM PKU Surakarta Gelar Kuliah Pakar Bahas Kolaborasi Dokter Anestesi dan Elektromedis untuk Keselamatan Pasien
Kuliah pakar ini menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya kolaborasi antara tenaga medis dan tenaga elektromedis dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien, khususnya di lingkungan ruang operasi yang sarat dengan penggunaan teknologi kesehatan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Ubay Abdurrahman, menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan pelayanan kesehatan modern yang semakin bergantung pada sinergi berbagai profesi dan dukungan teknologi medis yang andal.
“Ruang operasi merupakan salah satu lingkungan pelayanan kesehatan yang sangat bergantung pada kerja sama berbagai profesi serta dukungan teknologi medis yang andal dan aman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami pentingnya keselamatan pasien dalam penggunaan mesin anestesi dan patient monitor di ruang operasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tenaga elektromedis memiliki peran penting dalam memastikan seluruh peralatan medis berfungsi optimal melalui proses persiapan, pemeliharaan, kalibrasi, hingga penanganan gangguan teknis selama tindakan operasi berlangsung. Menurutnya, pemahaman tersebut perlu dimiliki mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja profesional.
“Kami berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat menambah wawasan sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan tanggung jawab yang akan dihadapi sebagai calon tenaga elektromedis,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UMPKU Surakarta, Ipin Prasojo, S.Pd.T., M.Kom., menegaskan bahwa perkembangan teknologi kesehatan menuntut lulusan elektromedis tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat, tetapi juga kemampuan bekerja secara kolaboratif dengan berbagai profesi kesehatan.
Menurutnya, keselamatan pasien merupakan tanggung jawab bersama yang didukung oleh kompetensi tenaga medis serta keandalan alat kesehatan yang digunakan dalam proses pelayanan.
“Kolaborasi antara dokter anestesi dan tenaga elektromedis menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berkualitas. Mahasiswa perlu memahami pentingnya peran multidisiplin dalam mendukung pelayanan di ruang operasi,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi kesehatan terkini sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.
Kuliah pakar menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang kesehatan dan elektromedis. Narasumber pertama, dr. Aswin Wikantama, Sp.A.N., M.A.R.S., FISQua, CIAP, Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, menyampaikan materi mengenai keselamatan pasien dalam penggunaan teknologi anestesi di ruang operasi. Sementara itu, Darojat Yugiantoro, S.T., M.M., M.T., Ketua DPD IKATEMI Jawa Tengah, memaparkan peran strategis tenaga elektromedis dalam mendukung operasional alat kesehatan melalui instalasi, pemeliharaan, kalibrasi, hingga penanganan gangguan teknis yang berpotensi memengaruhi keselamatan pasien.
Melalui kegiatan ini, Program Studi D4 Elektromedis UMPKU Surakarta berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya kolaborasi lintas profesi dan inovasi teknologi kesehatan. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya lulusan elektromedis yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.
Penulis: Tim Humas UMPKU Surakarta
Institusi: Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
Lokasi: Surakarta, Indonesia