Enam Dosen UMPKU Surakarta Lulus Serdos 2026, Teguhkan Komitmen Hadirkan Kampus Berdampak

Sebanyak enam dosen UMPKU Surakarta berhasil lulus 100 persen dalam Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 Gelombang 1 Reguler, memperkuat langkah universitas menuju Kampus Berdampak.

Enam Dosen UMPKU Surakarta Lulus Serdos 2026, Teguhkan Komitmen Hadirkan Kampus Berdampak

SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU Surakarta) kembali mencatatkan capaian dalam penguatan kualitas sumber daya manusia akademik. Sebanyak enam dosen UMPKU Surakarta dinyatakan lulus 100 persen dalam Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 Gelombang/Sesi 1 Reguler.

Capaian tersebut berdasarkan hasil pengumuman Sertifikasi Dosen Tahun 2026 Gelombang/Sesi 1 Reguler. Dari enam dosen yang diusulkan, seluruhnya dinyatakan lulus tanpa peserta yang ditunda maupun dinyatakan tidak lulus.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UMPKU Surakarta dalam memperkuat kompetensi dan profesionalisme dosen. Sertifikasi dosen tidak hanya menjadi pengakuan atas pemenuhan standar kompetensi pendidik perguruan tinggi, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas proses pendidikan dan pembelajaran.

Enam dosen UMPKU Surakarta yang berhasil memperoleh sertifikasi pada Sesi 1 Tahun 2026 tersebut yakni:

  1. Agung Setya Wardana, S.TP., M.Si.
    Rumpun Ilmu Teknologi Hasil Pertanian/Teknologi Pangan — PTPS Universitas Padjadjaran.

  2. Nevia Zulfatunnisa, S.SiT., M.Kes., M.Keb.
    Rumpun Ilmu Kebidanan — PTPS Universitas Indonesia.

  3. Nurul Kholisatul 'Ulya, S.Kom., M.Eng.
    Rumpun Ilmu Teknologi Informasi — PTPS Universitas Sriwijaya.

  4. Rusiana Sri Haryanti, S.ST., M.P.H.
    Rumpun Ilmu Kebidanan — PTPS Universitas Airlangga.

  5. Siti Shofiyatun, S.Pd., M.Pd.
    Rumpun Ilmu Manajemen Pendidikan — PTPS Universitas Pendidikan Ganesha.

  6. Wiwik Puspita Dewi, S.SiT., M.Keb.
    Rumpun Ilmu Kebidanan — PTPS Universitas Airlangga.

Dari Sertifikasi Menuju Kampus Berdampak

Capaian enam dosen tersebut tidak berhenti pada status sebagai dosen tersertifikasi. Peningkatan kompetensi akademik diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam proses pembelajaran yang semakin berkualitas, penelitian yang relevan, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata.

Semangat tersebut sejalan dengan gagasan Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian internal institusi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan oleh mahasiswa, masyarakat, dunia profesi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan kompetensi dosen yang terus diperkuat, UMPKU Surakarta memiliki modal akademik untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Hal ini juga diharapkan mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, mulai dari pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Peningkatan kualitas dosen pada akhirnya diharapkan turut memberikan dampak terhadap kualitas lulusan. Dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai akademisi yang dapat menghubungkan ilmu pengetahuan dengan persoalan nyata di masyarakat.

Pihak pimpinan UMPKU Surakarta menyampaikan apresiasi kepada keenam dosen yang telah menyelesaikan seluruh tahapan sertifikasi serta kepada Perguruan Tinggi Penilai Sertifikasi (PTPS) yang telah melaksanakan proses penilaian.

Capaian kelulusan 100 persen pada Serdos Reguler 2026 Sesi 1 menjadi dorongan bagi UMPKU Surakarta untuk terus membangun budaya akademik yang berkualitas. Penguatan kompetensi dosen diharapkan tidak sekadar menjadi pencapaian administratif, tetapi menjadi bagian dari perjalanan menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin relevan, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Humas

Kontribusi Terhadap SDGs

Berita Terkait